Untuk sekarang ini saya akan sharing tentang pembangunan kandang ayam broiler. Banyak faktor yang mempengaruhi bentuk bangunan kandang, diantaranya yang perlu diperhatikan adalah :
1. Bahan baku yang tersedia.
Bahan baku yang sering digunakan untuk membangun kandang yaitu bambu, kayu atau corcoran semen. Bahan baku sangat berpengaruh terhadap umur kandang. Dengan menggunakan bahan baku bambu tentu saja lebih murah tetapi umur kandang biasanya hanya bertahan antara 3-5 tahun. Bangunan yang dari kayu umurnya antara 5-7 tahun dan yang dari semen bisa bertahan 10 tahun atau lebih dan semua tergantung dari cara perawatan bangunan kandang.
2. Posisi sinar matahari.
Sinar matahari sangat berpengaruh terhadap suhu didalam kandang maka sebisa mungkin sinar matahari tidak masuk kedalam kandang dengan cara bangunan kandang dibuat sejajar dengan arah matahari terbit dan tenggelam. Jadi kandang sebaiknya membujur barat-timur.
Bentuk dan ukuran kandang.
Yang akan saya jelaskan berikut ini adalah bentuk dan ukuran kandang standar yang umumnya digunakan oleh peternak didaerah Jawa Tengah, hanya buat patokan saja dan bisa diubah disesuaikan dengan lokasi dan kondisi lingkungan kandang.
Kepadatan kandang untuk bobot panen 1.5 kg biasanya saat ayam umur 31-34 hari adalah 10 ekor/m2. Jadi misalnya mau melihara ayam 5000 ekor maka luas kandangnya 500 m2 (10 m x 50 m)
Contoh sketsa bangunan dan ukuran kandang seperti gambar dibawah ini (klik gambar untuk resolusi tinggi):



Contoh bangunan kandang dari bambu.



Contoh bangunan kandang dari kayu.


Contoh bangunan kandang dari coran semen.

